Kho Ping Hoo yang Coba 'Menantang' Naruto















Jakarta - Di tengah serbuan komik-komik Jepang, Indonesia sejatinya juga memiliki cerita silat yang tak kalah menarik. Satu yang patut dikedepankan adalah kisah silat klasik Kho Ping Hoo. Kini, sang legenda pun memasuki era digital, tak mau kalah dengan Naruto.

Anton Soeharyo, CEO Touchten developer kisah-kisah karya Kho Ping Hoo di iPad, mengatakan bahwa sambutan pengguna terhadap komik Kho Ping Hoo yang di iPad berjudul Pendekar Super Sakti (berbahasa Indonesia) dan Kungfu comics (versi bahasa Inggris) cukup memuaskan.

Sejak 4 Maret 2011, kisah silat klasik versi Indonesia ini sudah diunduh sebanyak 3.122 kali atau sekitar 22 kali per hari. Jika dipetakan berdasarkan wilayah, 90% yang men-download berasal dari Indonesia, diikuti dengan Amerika Serikat dan Singapura di posisi kedua dan ketiga.

Sementara untuk versi yang bahasa Inggris karena masih baru dan proses menerjemahkannya sedikit lamban, Touchten baru mendapatkan 716 download atau 5 download per hari.

"Untuk versi bahasa Inggris 90% yang mendownload dari Amerika Serikat," tukas Anton.

Cerita silat karya Kho Ping Hoo yang dibawa Touchten ke iPad sendiri tidak akan berhenti di Pendekar Super Sakti. Anton pun kini berharap dan mendoakan agar Pak Yohanes diberi panjang umur sehingga bisa tetap menghasilkan buah karya lewat gambar-gambarnya.

"Atau bahkan jika ada yang merasa tertantang, dan ingin membantu kami melestarikan budaya Indonesia, ayo mari kita bersama sama," ajaknya.

Pengembangan strategi bisnis juga coba dilakukan melalui sebuah kontrak dengan satu koran cetakan untuk menerbitkan komik Pendekar Super Sakti secara gratis satu episode per minggu.

"Kami sebenarnya tertarik bekerjasama dengan Detikcom untuk mengembangkan ini, mungkin supply ke app-nya detik atau di halaman khusus? Tolong bantu kami melestarikan karya pak Yohanes dan Pak Asmaraman, agar 'demam' Kho Ping Hoo bisa terjadi lagi di nusantara, bukan Naruto," kelakarnya.

Anton pun mengingatkan jika di iphone atau iPad mencari Kho Ping Hoo harus memakai double 'oo' setelah hurup 'h'. Dikarenakan yang Kho Ping Ho (bukan Kho Ping Hoo) setelah dikonfirmasikan oleh Pak Bunawan (ahli waris Kho Ping Hoo) adalah versi bajakan dari buku-buku CV Gema yang merupakan percetakan yang mencetak buku-buku penulis karya Kho Ping Hoo.


































Penggemar cerita silat Tanah Air pasti sudah familiar dengan nama Kho Ping Hoo. Ya, Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo merupakan salah satu legenda pengarang cerita silat Indonesia. Kini, kisah-kisah sang legenda pun masih tetap eksis, tak tergerus kemajuan zaman.

Di toko aplikasi iPad, serial klasik karya Kho Ping Hoo yang sudah dikemas dalam bentuk komik digital ini dapat ditemui dengan judul 'Pendekar Super Sakti' untuk versi bahasa Indonesia dan Kungfu Comics versi bahasa Inggris.

Sebagai permulaan, episode awal dari komik ini digratiskan dan jalan di iOS 3.2 atau versi di atasnya. Namun selanjutnya, pengguna harus merogoh koceknya untuk bisa menikmati serial kisah silat klasik karya Kho Ping Hoo ini.

Jika dilihat harga yang dipatok bisa dibilang masih wajar. Dimana masing-masing episode dikenakan biaya USD 0,99.

Buku pertama dari seri Pendekar Super Sakti sendiri berkisah tentang bagaimana semuanya dimulai, bagaimana Han Han muda tak berdosa pertama kali mengalami kekejaman dunia. Han Han adalah seorang anak laki-laki, yang hidup relatif normal di China yang diduduki Manchu, sampai suatu ketika bencana melanda keluarganya.


Sumber:detikinet.com

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Newer Post Older Post ►